Susah Cari Kerja? Jangan Galau, Lakukan Hal-hal ini!
Judulnya influence banget yaa, udah macam iklan MLM 😄
btw, ini adalah tulisan gue setahun yang lalu, yang lama tersimpan di folder pribadi gue. I'm pretty sure, kalo isi dari tulisan gue ini informatif banget. Percaya, please. Berfaedah!
Hari Selasa kemarin, tepatnya tanggal
22 Agustus, gue ikut acara Job Fair yang digelar Pemerintah Provinsi Banten
melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Ini bisa dibilang
kali pertama gue datang ke Job Fair. Gue dapet informasi Job Fair dari salah
seorang teman. Kabar baiknya acara ini nggak memungut biaya alias gratis.
Makanya, ini salah satu alasan kenapa gue mau datang ke acara Job Fair ini.
Hehe. Untuk pendaftarannya dilakukan secara online di website http://e-bursakerja.kemnaker.go.id
1 hari sebelumnya, gue bikin
preparation surat lamaran, CV, dan nge-print barcode untuk syarat masuk ke Job
Fair-nya. Gue berangkat jam 6 pagi dari rumah,
karena acaranya akan dimulai jam 8 *tapijamkaret* You know laah, Labuan –
Serang kan lumayan. 2 jam. Sesampainya di Terminal Pakupatan Serang, gue
langsung cari angkot yang ke arah Alun-alun Serang. Setelah sampai Alun-alun,
gue melihat ke sekeliling, “Kok gak ada tanda-tanda ada Job Fair, ya? Apa gue
salah informasi?”
Karena kebingungan, gue memutuskan
untuk bertanya ke sekelompok anak-anak ABG yang dilihat dari mukanya, kayaknya
masih SMA gitulah. Dan, benar, gue salah informasi. Ternyata Job Fair-nya diadain
di KP3B. Gue WA teman gue yang ngasih info job fair ini dan menyalahkan doi
karena udah ngasih alamat yang salah. Sebenernya salah gue juga sih, karena gak
teliti lagi, padahal gue udah buka website-nya berkali-kali, tapi gak ngecek
lagi alamatnya. Akhirnya gue balik lagi ke terminal dan naik bus lagi.
“Damn! Sebanyak inikah pengangguran?
Ini juga baru yang datang ke Job Fair aja. Ini juga baru yang di Banten aja
lho, belum di kota-kota lain. Yalord. Gue sendirian.”
Bayangin aja, antriannya bikin sesak
napas. Lagi, saat job fair macam itu, manusia suka lupa kalo dirinya manusia.
Kalap. Dorong sana dorong sini, senggol sana senggol sini.
Sebenernya gue paling malas datang ke
acara yang ramai banget orang-orangnya. Harus rela megarungi lautan manusia,
demi bisa nge-drop CV di stand berbagai perusahaan. Setelah berhasil nge-drop
CV, gue langsung keluar gedung dan merasa bersyukur begitu bisa menghirup udara
dengan bebas.
Perjuangan gue ikut job fair ternyata
gak sia-sia. Malam harinya, gue dapat sms dari salah satu perusahaan, yang
meminta gue untuk mengikuti tes psikotes di keesokan harinya. Bagi jobseeker
kayak gue, ini adalah anugerah. Singkat cerita, gue mengikuti tes psikotes
tersebut dan di malam harinya lagi, gue dapat telepon kalo gue lolos tes
psikotes dan besoknya diminta datang lagi buat interview dan taken contract
kerja setelah dinyatakan diterima. Dan pihak perusahaannya meminta gue untuk
segera MCU di hari Jum’at. Di perjalanan pulang setelah MCU, gue dapet sms dari
Aston Hotel untuk mengikuti interview di tanggal 29. Gue bingung. Gue udah
taken contract dan udah MCU juga. Padahal ini salah satu pekerjaan yang gue
inginkan. Dengan berat hati, kayaknya gue harus melepas keinginan itu. Bukan
rezeki.
Daaaaaan kali ini gue mau berbagi tips
mengenai “Gimana caranya cepat dapat kerja?” Ya walaupun gue gak sukses-sukses
banget cari kerja. Ini menurut pengalaman gue aja. At least, bisa membantu
kalian biar kalian sigap dan gak menyesal di kemudian hari.
APA YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK MELAMAR
PEKERJAAN?
1. Mental
Semua butuh persiapan. Pertama adalah
mental bersaing. Saat lo cari kerja nanti, lo harus siap bersaing. Lo kan punya
modal, jangan sampai down liat modal orang lain yang lebih kece dari modal lo.
Harus tetap confident. Sekalipun gagal, jangan takut untuk mencoba lagi di lain
kesempatan.
2. CV (Curriculum Vitae) atau Daftar
Riwayat Hidup
Buat semenarik mungkin deh, tapi gak
norak. Simple, gak bertele-tele, tapi eye catching. Jadi, pihak personalia
tertarik untuk liat CV lo. Gak jarang lho, orang dengan modal dan pengalaman
bagus, tapi CV-nya terlewat begitu saja. Tjoy, personalia juga kan manusia,
pasti ada capeknya, ada jenuhnya. Apalagi liat CV yang bertumpuk. Kalo doi
capek, gak mustahil juga cuma seambilnya. Jadi, usahakan CV lo cukup menarik
perhatian biar dilihat dan dibaca. Jangan lupa, cetak yang banyak, kalo ada
yang butuh atau ada yang nawarin, gak repot harus print out dulu. Act like
you’re profesionals.
3. Dokumen Pendukung
Ikut seminar, kursus atau pelatihan,
toefl, toeic, dan sejenisnya? Ada sertifikatnya? Nah, ini di-photo copy yang
banyak dan diampirkan bersamaan dengan CV. Masukan CV dan dokumen lainnya ke
dalam map, biar rapi. Usahakan juga pakai map yang kalo bisa dibikin berbeda.
Kalo lo punya kreatifitas yang bagus, lo bisa bikin map sendiri dari kertas
karton. Atau kalo lo cukup malas, lo bisa pake map cokelat biasa, tapi untuk
keterangan yang di depan map, lo bisa bikin dengan ngasih tambahan “shapes”.
Ingat yaa, simple but eye catching.
4. Soft Copy & Dokumen Pendukung
CV mungkin udah ada di Word,
tapi saran gue, lo siapkan juga file pdf-nya, mengurangi kemungkinan manipulasi
dan sabotase data pribadi lo. Untuk dokumen pendukung, lebih baik lo scan.
Setelah semua ada soft copy-nya, masukan dalam 1 folder, simpan dalam flashdisk
dan drive online seperti google drive atau dropbox. Jadi, kalo hard copy lo
habis atau dibutuhkannya soft copy, lo ada soft copy-nya (ini mulai banyak
diterapkan di job fair untuk mengurangi penggunaan kertas). Kenapa harus
disiapkan di drive juga? Ini untuk antisipasi kalo suatu saat FD lo rusak atau
kena virus, hilang, ketinggalan, lo tinggal download dari hp, lalu kirim via
email.
5. Jaga Kesehatan
Jelas. Jangan sampai nanti saat lo
dapat panggilan kerja, eh malah jatuh sakit. Sekalipun cuma flu dan batuk, itu
juga cukup mengganggu.
BAGAIMANA CARANYA MENDAPATKAN INFO
LOWONGAN KERJA?
1. Sign Up ke Situs Pencari Kerja
Ya, seperti JobStreet, LinkedIn,
karir.com, CDC Indonesia. Sebenarnya masih banyak situs lain. Di sini, lo bisa
bikin CV online. Input data yang lo rasa perlu dan gak bertele-tele. Padat
namun jelas dan jelas-jelas gak curhat, karena itu CV bukan blog pribadi. Di
situs-situs seperti itu, gak cuma lo yang cari perusahaan, tapi perusahaan juga
cari calon karyawan. Jadi, sama-sama mencari, kemungkinan ketemunya lebih
besar. Sering-seringlah cek setiap hari, kalau perlu di-subscribe, biar kita
dapat notif ke email mengenai job yang sesuai kriteria yang kita mau. Cek
website perusahaan langsung. Nanti tinggal searching aja dan ditambah kata
karir. Misalnya mau daftar di Krakatau Posco, jadi “Krakatau Posco karir”.
E-mail dan nomor handphone wajib aktif yaa. Kalau ada e-mail dari perusahaan
yang belum kita kenal, google dulu. Takutnya penipuan.
2. Ikut Job Fair
Ini adalah cara umum yang dilakukan
job seekers. Jangan malas deh buat datang. Udahlah jobless, tapi masih aja
sombong. Pake bilang gak tertariklah, gak ada pekerjaan yang sesuai minatlah.
Hih, suka kzl aja sama orang yang begini. Kan jadi mengumpat orang. Jadi gini,
di job fair, kita bisa menemukan berbagai perusahaan yang sedang mencari calon
pekerja berkualitas. Di sini juga, lo bisa tunjukan kualitas lo dengan drop CV
dan dokumen pelengkap yang udah gue sebutkan tadi. Akan ada banyak banget job
seekers yang datang dan drop CV-nya di stand perusahaan-perusahaan tersebut.
Untuk info job fair sendiri lo bisa cari di google, biasanya ada yang post
jadwal job fair. Saran gue, sebelum datang ke job fair, bawa dokumen
selengkap-lengkapnya. Bawa foto ukuran 3x4 atau 4x6 formal dengan background
berwarna. Jangan lupa untuk bawa pulpen dan paper clip untuk jaga-jaga, gak
jarang perusahaan yang menyediakan formulir, jadi kita tinggal isi dan cukup
melampirkan foto aja. Satu lagi, jangan terlalu berharap dengan 1 lowongan
pekerjaan di 1 perusahaan. Tjoy, kita ini menebar jala, dengan harapan
memperbesar peluang dapat ikan. Kalo focus dan cuma pakai 1 serokan, ya susah
dapatnya.
3. Walk in Interview
Cukup banyak lho perusahaan yang
menerapkan metode perekrutan kayak gini, lebih cepat, lebih simpel. Gak jarang
walk in interview diadakan di job fair. Biasanya prosesnya gini, lo datang ke
kantor atau tempat interview yang udah ditentukan jadwalnya, ketemu resepsionis
atau orang HR yang udah nunggu, kasih CV dan dokumen pelengkap, baru nunggu dipanggil.
Jangan kaget kalo waktu interview, sekalinya panggil di-interview rame-rame.
Waktu mereka juga terbatas,. Biasanya yang ditanya gak begitu details, mereka
cuma mau liat cara pembawaan lo, cara bicara, Bahasa tubuh, antusias lo sama
loker yang ditawarkan. Jadi, bersikaplah professional, gak norak, gak angkuh,
gak minta-minta pekerjaan, gak terlalu diam juga.
4. Perluas Koneksi dan Kenalan
Ini penting. Makin banyak kenalan,
makin banyak juga peluang dapat jodoh informasi. Saat ke job fair atau
ada panggilan interview, lo pasti gak sendirian, coba untuk lebih cair,
kenalan, ngobrol, kali aja bisa jadi teman atau malah pasangan hidup. Cieeeeee.
Hahaha. Eh, tapi ini serius lho, dari lo menambah teman, lo bisa saling
introspeksi diri masing-masing, apa yang kurang, apa yang berlebihan. Bisa juga
jadi saling berbagi info loker. Gak sebatas kenalan dari job fair aja, lo bisa
kenalan di mana aja, di tempat nongkrong, dari menolong orang, dari
mana-manalah. Kali aja waktu lo kenalan dan lo jelasin kalo lo lagi cari kerja,
mereka tau info atau malah lagi cari orang buat direkrut. Who knows lho. Karena
perusahaan-perusahaan manufaktur yang gak begitu besar, gak terlalu banyak
iklan atau ikutan job fair.
APA YANG DILAKUKAN SETELAH MELAMAR
PEKERJAAN?
1. Berdoa
Berdoa, semoga itu jadi rezeki lo. Dan
kalo bukan semoga aja cepat diberi jalan menjemput rezeki di tempat lain dan
pekerjaannya sesuai dengan keinginan lo. Prinsip gue dalam mencari kerja,
“Rezeki sudah diatur Tuhan, kita sih tinggal berusaha aja menjemputnya”. Dan
ingatlah, “Rezekinya orang itu berbeda, jadi jangan membanding-bandingkan
dengan orang lain. Walaupun rumput tetangga memang selalu lebih hijau”.
2. Cari Lowongan Lain
Jangan terpaku dengan 1 lowongan, gue
udah bilang di awal. Karena setelah interview gak selalu langsung dikasih tau
diterima atau nggak. Biasanya ada interview lanjutan, interview sama direksi
maybe.
Well, gue rasa udah cukup tips yang
gue share. Yaa, Cuma berdasarkan pengalaman dan dari apa yang gue lihat, yang
gue tau. Mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membantu. Tetap semangat cari kerja,
jangan putus asa, jangan menyerah dengan berpikir cari kerja susah.
Jarang-jarang lho gue nge-post bener. Hahaha.
See ya….

Komentar
Posting Komentar