Tragis
Semua berawal ketika aku belajar menerima. Ternyata tidak semudah itu perjalanan yang harus aku terima. Aku harus menelan air mata setiap saat.
Kemudian,
Pernahkah kedua orang tuamu bertanya, atau mereka yang mengatakan menyayangimu bertanya apakah kamu sudah merasa bahagia?
Sisi seorang pendiam kerap kali menjadi tumpuan. Ia dikira paling kuat, ia dikira paling bisa menyimpan dan menahan segala hal.
Padahal, hati mereka sebenarnya terlampau rapuh.
Untuk kesekian kalinya,
dengan situasi dan perasaan yang sama.
Merasa seperti tidak memiliki apa dan siapa,
dengan hati yang datar seolah-olah kehilangan harapan untuk bertahan.

Komentar
Posting Komentar